Referensi,Tips & Trik

Memperbaiki diri, Akan Memperbaiki Jodohmu

Apakah lantas jodoh kita bisa ganti-ganti ? mungkin itu pertanyaan sobat pembaca terkait judul diatas dan bingung sebenarnya bagaimana sih cara kerja jodoh. Bikin bingung aja karena terlalu banyak orang ngomong, hehehe.

Tenang, disini penulis akan mencoba menjabarkan berdasarkan dari pengalaman dan pengamatan penulis tentang bagaimana jodoh bekerja. Simak sampai selesai ya agar tidak gagal paham.

Jodoh itu Pasti Sekufu

Seperti yang telah ditulis di artikel sebelumnya, bahwa jodoh itu pastilah sekufu, atau setara. Maknanya adalah pasti jodoh itu tingkat nya akan sesuai dengan kita, ya di berbagai hal, mulai tingkat keimanan, status sosial, ketampanan / kecantikan, kecerdasan dan banyak hal lain akan setara atau mendekati (tidak akan terpaut jauh). Tetapi sekufu Ini sepertinya tidak berlaku untuk usia.

Bagaimana cara kerjanya ?

Disini penulis coba berkan contoh sederhana yang mudah dipahami. Saat kita masih jomblo maupun sudha menikah, Rule ini akan tetap berlaku loh ya.. Dan semuanya adalah merupakan ujian dari Tuhan YME.

Jadi misal si Rudi adalah seorang pria berusia 24 tahun, bekerja sebagai karyawan dengan penghasilan cukup, orang yang biasa-biasa saja di masyarakat, dengan tingkat ekonomi biasa-biasa saja, rajin sholat 5 waktu dan ngaji setiap hari. Rajin dan patuh pada orang tua. Ketika dia merasa siap untuk menikah, maka Tuhan akan mempertemukan dia dengan seorang wanita misal namanya Siti (22) tahun yang memiliki kufu tidak jauh berbeda.

Mungkin Siti adalah seorang Mahasiswi, dari keluarga yang biasa saja dengan tingkat ekonomi biasa saja. Berparas manis dan enggak terlalu cantik, rajin beribadah sholat 5 waktu, baca Quran dan patuh pada orang tua. Rudi akan dipertemukan di beberapa kesempatan (skenario Tuhan YME) dan akan muncul perasaan di hati Rudi, disitulah Rudi harus mengambil keputusan, apakah serius untuk melamar dan menikahinya, atau memacarinya, atau meninggalkannya.

Misalkan Rudi lebih memilih memacarinya karena Rudi merasa belum siam untuk menikah, rencana dia menikah pada Usia 26, padahal saat ini kehidupannya sudha tergolong cukup.

Rudi kemudian berpacaran dengan Siti selama 2 tahun, semua terlihat menyenangkan, akan tetapi suatu ketika Rudi berubah, menjadi pria yang enggak baik. Karena sibuk dengan pekerjaannya, Rudi sering pergi keluar kota dan sholat 5 waktunya mulai bolong-bolong dan jarang membaca Quran.

Dilain sisi, Siti masih teguh dengan keimanan nya, menjaga sholat 5 waktu, dan rajin baca Quran. Disini akan terjadi berpedaan cara pandang, dan cara berfikir secara bawah sadar. Komunikasi mereka akan berubah dan keduanya sudah tidak”Sekufu” sehingga kemungkinan bukan berjodoh. Tuhan akan menjauhkan Siti dari Rudi, dan mendekatkan Rudi dengan wanita lain yang seperti perilaku Rudi saat ini, jarang sholat dan tidak pernah baca Quran, dan sibuk bekerja. Bisa jadi karena terlalu sibuk bekerja kemudian Rudi dekat dengan rekan kerja nya yang menemani lembur, dan lupa sholat.

Sedangakan Siti yang kebiasaannya meningkat, selain rajin sholat 5 aktu juga rajin baca Quran ditambah gemar menghadiri kajian-kajian remaja membahas Tafsir Quran. Siti akan didekatkan dengan lelaki lain yang juga memiliki “kufu” yang sama, bisa jadi dari rekan kajian nya, atau dikenalkan oleh Ustadzah nya atau sekenario Tuhan YME yang lain. Itulah kenapa Jodoh ada Di Tangan Tuhan, tetapi kita harus mengusahakannya, Mengusahakan apa ? agar selalu menjaga dan berusaha lebih baik.

Bagaimana jika ternyata Rudi menikahi Siti saat usia 24 tahun ?

Ini akan menjadi skenario yang berbeda, setelah menikah, mereka akan hidup bersama, lebih banyak waktu untuk saling mengingatkan, mengawasi, dan berkomunikasi. Rudi akan lebih terjaga perilakunya, dan begitu juga Siti.

Akan tetapi jika mereka berdua miskin ilmu dalam pernikahan, hal itu akan berbeda.

Jika jabatan Rudi naik dipromosikan, dan menjadi lebih sibuk, dan lebih sering keluar kota. Apabila Rudi masih tetap bisa menjaga dirinya, menjaga “kufu” nya, maka semua akan tetap berjalan normal, akan tetapi jika salah satu dari mereka berubah, jodoh juga akan berganti.

Misalnya karena sering ditinggal luar kota, Siti menjadi kesepian dan berkomunikasi dengan beberapa teman masa lalunya. Kemudian karena komunikasi yang intens (tanpa diawasi suami). Arah pembicaraan menjadi lebih mesra dan Siti berperilaku serong. Disini perubahan jodoh akan bekerja. Rudi akan mengetahui hal itu (baik dapat info, bukti, maupun merasakannya dari jarak jauh). Dan mereka akan bercerai, Rudi akan mendapatkan ganti yang lebih baik, dan Siti akan bersama dengan dia, yang suka berperilaku serong.

maka Quote hari ini adalah : Perbaikilah Dirimu, maka Engkau sedang Memperbaiki Jodohmu.

Komentar Anda

Anda mungkin juga menyukai